Cara Merawat Burung Dederuk, Derkuku, Puter Supaya Rajin Bunyi Setiap Jam

Merawat Burung Puter Derkuku, burung yang terbilang murah ini, sekarang populasinya semakin hari semakin menipis akibat perburuan liar yang biasanya untuk dijadikan ajang latihan nembak dengan senapan angin dan dari faktor alam juga yang menyebabkan burung ini hampir punah.

Disini kita harus langsung terjun untuk bisa melestarikan burung ini supaya suatu saat anak cucu kita masih bisa melihat burung yang puter ini dan tidak sampai punah.

Banyak cara untuk tetap melestarikan burung derkuku ini yaitu dengan cara ditangkar dan dipelihara dikembangkanbiakan secara massal.

Cara Merwat Burung puter derkuku tikukur

Bahwa perawatan burung ini sangat mudah sekali, jadi tidak perlu langkah-langkah khusus karena bukan burung untuk dikontskan melainkan untuk dijadikan hiasan dirumah saja.

Burung ini tetap bisa berbunyi dengan irama yang khas yaitu kuuur-kuuur yang panjang, biasanya bunyinya akan keluar dijam-jam tertentu, saat pagi hari, siang hari, sore hari, malam hari dan juga hampir mengikuti ketika suara adzan berkumndang makanya burung ini sering dijadikan patokan jam.

Baca ini:   Cara Cepat Mengatasi Merpati Susah Makan Hanya Dengan Ramuan Tradisonal

Perawatan Harian Burung Dederuk, Derkuku, Puter

Pertama, syarat paling utama burung gacor yaitu cukup usia serta sehat, cukup usia berarti di sekitar 4-6 bln sehingga derkuku bisa mulai rajin berbuny dan jangan dipaksakan ketika masih piyik atau anakan terus diminta gacor.

Kebayangkan, penyanyi cilik diminta konser 10 lagu seperti orang dewasa tentu ancurlah,

Kedua, burung mesti sehat, tak terserang penyakit, tak cacingan. Agar tetap sehat, pola makan dari derkuku jadi pertimbangan terkecuali makanan standard seperti milet, kacang hijau, jewawut, gabah mini yang fungsinya sebagai tambahan vitamin utama.

Sahabat bisa memberikan sarang walet untuk burung derkuku karena diyakini menguatkan paru-paru yang berefek  pada nafas panjang pada burung derkuku.

Ketiga, mengoptimalkan aspek psikologis burung. Artinya sesudah cukup dewasa serta sehat, mental burung perlu dijaga lantaran derkuku ingin bunyi bila dia dalam kondisi suka.

Buat situasi di sekitar tempat tinggal lebih ramah pada burung berarti jangan pernah burung terasa tak nyaman, terganggu karenanya ada hewan lain yang bakal memangsa seperti, anjing, kuciong, tikus, dan lain-lain, lantaran bakal punya pengaruh pada fisik serta psikis si burung tersebut serta otomatis bakal memengaruhi seni serta kualitas nadanya.

Burung derkuku juga mahluk hidup yang butuh komunikasi, jadi ajaklah dia berbicara meskipun tidak paham sama sekali. Sebagai  pemilik burung, sahabat bukan sekedar berkewajiban memberi makan dan menempatkanya di sangkar saja, tetapi butuh pemeliharaan jalinan dengan si pemilik melalui interaksi.

Untuk diingat, bila pelihara burung derkuku sejak dari masihlah umur muda, tak perlu terburu-buru menginginkan burung cepat selekasnya manggung, lantaran aspek usia punya pengaruh, makin tua umur burung makin kerap juga burung derkuku manggung.

Demikianlah yang bisa penulis sampaikan mengenai Cara Merawat Burung Dederuk, Derkuku, Puter Supaya Rajin Bunyi, semoga bermanfaat bagi sahabat semuanya, terima kasih.

Salam,
Kicau Mania
www.caramerawatburung.com

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *