Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

6 Penyebab dan Cara Tepat Mengatasi Burung Kicau Macet Bunyi

Pernah menemui Burung Macet Bunyi? Mungkin bagi para kicaumania hal ini bisa diatasi dengan mudah namun berbeda ketika ada faktor lain yang menjadi penyebab utama sehingga burung tak mau berkicau. Jadi, kali ini penulis bakal berbagi tips gimana sih cara mengatasi burung macet bunyi dikarenakan berbagai macam penyebab.

Ingat! macet bunyi burung kicau itu bukan hanya karena umurnya masih muda, tetapi juga bisa disebabkan oleh penyakit, faktor kegirasan, burung sedang ngurak dan masih banyak lagi. Oleh karenanya, bila anda sebagai pemilik burung, cari tahu lebih dulu penyebab utamanya, barulah menyesuaikan penangananya secara maksimal supaya tidak salah dalam memberikan terapi atau pengobatan pada burung tersebut. Oh ya, semua langkah dibawah ini bisa diterapkan pada hampir semua jenis burung seperti murai, anis merah, cendet, cucak hijau, jalak suren atau lovebird.

6 Penyebab dan Cara Tepat Mengatasi Burung Macet Bunyi

6 Penyebab dan Cara Tepat Mengatasi Burung Macet Bunyi

Berikut 6 Penyebab dan Cara Mengatasi Burung Macet Bunyi

1. Burung masih muda

Ketika burung masih muda, umumnya kicauanya cenderung pelan atau ngeriwik. Jadi belum bisa dikatakan sudah gacor, sehingga memerlukan proses lama agar benar-benar dapat berkicau secara lancar. Namun, jika dalam perkembanganya burung tersebut kerap kali macet bunyi, jangan dibiarkan begitu saja, lakukan segera penangananya dengan benar.

Cara mengatasi burung macet bunyi karena masih muda, adalah dengan setting pola perawatan dan pemberian pakana EF sebaik mungkin. Cobalah setelah harian untuk menemukan bahan makanan berkualitas dan dapat dipakai untuk jangka panjang. Dengan begitu, pemasteran lewat konsumsi makanan dapat memicu burung lebih rajin ngeriwik daripada diam.

2. Burung berkelamin betina

Burung betina seringkali malas berkicau apalagi jika tidak ada saut-sautan dengan burung yang lain. Bahkan ketika birahi mereka naik, maka kualitas kicauanya justru menurun drastis hingga tak mau bunyi sama sekali. Tapi, kalo anda ingin tahu yang sebenarnya bahwa burung betina juga mampu gacor melebihi burung jantan jika dapat dirawat dengan baik dan benar. Lantas bagaimana tips trik agar burung tersebut mau berkicau?

Cara mengatasi burung macet bunyi karena berkelamin betina, kunci utamanya adalah menjaga kondisi, kesehatan dan mental si burung. Kalo bisa, jangan sampai sakit terus-terusan. Kemudian, jaga selalu mood burung betina baik saat di dalam atau di luar rumah sembari memperlakukanya lebib halus dibanding kepada burung jantan.

3. Burung sedang mau ngurak atau moulting

Apa itu? ngurak adalah kondisi dimana burung sedang mengalami kerontokan bulu. Nah ketika hal itu terjadi, biasanya burung bakal mengalami macet bunyi dan banyak diamnya. Segera ambil tindakan tepat karena masa moulting ini sangat fatal bagi performa burung ke depanya jika salah dalam pola perawatan.

Cara mengatasi burung macet bunyi karena ngurak atau moulting, adalah dengan mengasingkan burung tersebut, bisa lewat full kerodong. Biasanya, mereka akan malas bergerak dan hanya ingin makan kemudian tidur. Nah, trik agar tidak mengalami obesitas atau kegemukan, beri pakan berupa voer beserta ekstra fooding secukupnya saja. Sediakan pula minuman di saat pagi/sore hari. Khusus malam hari kosongkan seluruh isi sangkar supaya fokus beristirahat. Jangan lupa tetap berikan materi-materi lagu pemasteran dengan volume kecil sehingga burung tetap terangsang untuk berkicau.

Baca ini:   Tips Jitu Supaya Burung Kacer Juara Di Lomba

4. Burung sedang sakit

Perlu disadari ketika burung mengidap suatu penyakit tertentu, maka akan berubah beberapa tingkah lakunya termasuk akan mengalami macet bunyi. Jika menunjukkan perilaku seperti malas bergerak, kurang nafsu makan, mata selalu terpejam dan kerap kali menggelembungkan bulunya maka bisa dipastikan burung anda positif sedang sakit dan sebaiknya lakukan penanganan dini.

Cara mengatasi burung macet bunyi karena sakit, adalah dengan mengasingkan burung terlebih dulu di tempat sepi. Biarkan tenang dan bisa istirahat namun anda tidak boleh lupa untuk memberi suplemen atau multivitamin khsusus dalam mengatasi penyakitnya tersebut. Lakukan juga pola perawatan harian degna hati-hati baik saat mengganti pakan hingga membersihkan sangkar burung. Tak jarang burung yang sedang sakit lebih sensitif, jadi tak usah dimandikan atau dijemur terlalu sering, cukup dimasukkan dalam sangkar berkerodong saja.

5. Burung masih giras

Pengenalan burung untuk pertama kalinya di lingkungan manusia tentu akan butuh yang namanya adaptasi apalagi saat mengeluarkan kicauanya. Burung liar hasil tangkapan atau baru beli dari pasang burung tidak langsung punya mental kuat, jadi anda jangan berharap langsung bisa berbunyi bahkan gacor. Justru dalam kondisi giras, burung akan lebih banyak diam.

Cara mengatasi burung macet bunyi karena masih giras, dengan memandikanya secara rutin pagi dan sore. Kemudian terapkan mandi di malam hari sekitar jam 19.00 sampai basah kuyup. Setelah itu masukkan sangkar yang sudah dikerodong dan biarkan beristirahat. Bila sudah terlihat tidak agresif (loncat sana-sini, kagetan dll) maka burung siap digantang di tempat ramai seperi ruang tamu, ruang tv atau depan rumah. Selanjutnya, pemberian pakan berupa EF wajib teratur dan jangan diubah-ubah kecuali voer kering. Nah, ketika mulai jinak biasanya burung akan mau berkicau sedikit demi sedikit.

6. Burung terkena virus di tenggorokan

Tentu tidak asing lagi dengan penyakit ini yang biasanya membuat burung ingin minum terus, sesak nafas sampai terdengar suara ngorok saat terdiam atau tidur. Dengan begitu, si burung bakal kesulitan mengeluarkan kicauanya bahkan berujung pada macet bunyi. Selain itu, ciri-ciri lain yang perlu diketahui adalah mudah merasa kepanasan saat penjemuran ditandai dengan selalu membuka paruh (untuk membuang panas tubuhnya).

Cara mengatasi burung macet bunyi karena terkena virus di tenggorokan, adalah secepat mungkin memberikan vitamin tambahan agar virus di tenggorokan dapat diobati. Bisa juga menggunakan air minum rebusan daun sirih, kemudian beri takaran yang pas pada burung tersebut. Ketika sudah mulai sehat, perhatikan selalu kebersihan sangkar, ganti cepuk tempat pakan atau minuman minimal 1x sehari. Lalu rangsang secara perlahan lewat suara-sura master burung agar mau kembali berkicau.

Demikianlah tips lengkap 6 Penyebab dan Cara Tepat Mengatasi Burung Kicau Macet Bunyi, semoga bermanfaat dan klik share agar informasi diatas berguna bagi orang lain. Terima kasih.

salam kicauwers