Cara Ternak ,Budidaya Merpati Yang Benar Untuk Pemula

Wednesday, November 23rd, 2016 - Merpati
Advertisement

Beruntung sekali jika Anda memiliki lahan yang cukup untuk dimanfaatkan sebagai tempat beternak burung merpati. Burung yang satu ini tergolong ke dalam kelompok burung peliharaan yang mudah dirawat. Burung merpati tidak menuntut sang pemilik untuk menerapkan teknik perawatan khusus untuk dapat memperoleh hasil dari burung-burung ini.

Meskipun begitu, layaknya hewan peliharaan atau ternak lainnya, Anda tetap diharuskan untuk melakukan serangkain perawatan dasar guna menunjang pertumbuhan dan perkembangan hewan tersebut, tidak terkecuali burung merpati. Semudah-mudahnya perawatan burung merpati, Anda perlu memperhatikan sejumlah hal yang berpengaruh langsung pada jumlah dan kualitas burung merpati yang Anda budidayakan.

Bagi siapapun di antara Anda yang belum begitu familiar dengan perawatan burung merpati, berikut ini adalah cara ternak merpati yang benar untuk pemula.

Advertisment
cara-ternak-budidaya-merpati-yang-benar-untuk-pemula

Cara Ternak ,Budidaya Merpati Yang Benar Untuk Pemula

Kandang Yang Tepat

Pemilihan ukuran dan jenis kandang sangat berpengaruh pada kenyamanan merpati yang Anda ternak. Jika Anda memulai beternak dengan merpati yang Anda beli di pasar, coba biasakan merpati tersebut dengan lingkungan sangkarnya yang baru. Setelah si burung terlihat nyaman, baru Anda bisa memilih apakah Anda akan membudidayakannya dengan metode lepas sangkar atau dalam sangkar.

Perbedaan dari kedua metode tersebut tentu saja pada kebebasan si burung dalam tumbuh dan berkembang. Jika Anda lebih suka burung merpati yang Anda ternak dikurung saja, maka Anda bisa menempatkannya ke dalam sangkar yang berukuran lebih besar. Namun, cara ini dianggap kurang maksimal, dibanding dengan melepaskan burung merpati. Pertimbangan tersebut juga dilatarbelakangi oleh fakta bahwa burung merpati adalah burung yang suka bersosialisasi.

Tidak perlu khawatir si burung akan kabur dan tidak kembali ke sangkar ketika dikandangkan, apabila Anda sudah melatihnya. Latihan ini dilakukan dengan cara mengurung merpati dalam sangkar dan membiasakannya dengan aktivitas sehari-harinya seperti makan dan mandi. Kemudia secara perlahan, biarkan dia keluar dari sangkar tanpa bantuan Anda. Namun, upayakan untuk mengisolasi sayapnya selama masa ini supaya dia tidak terbang. Perlahan, latihlah dia untuk pulang ke sangkarnya ketika hari menjelang malam.

Perjodohan

Tahap ini tidak bisa dilepaskan dari keseluruhan proses beternak merpati. Namun, Anda perlu ingat bahwa sebelum Anda mengawinkan merpati, Anda sudah tahu jenis kelamin masing-masing merpati dan sekaligus kualitasnya. Pertimbangkan untuk memilih merpati yang masih muda. Kemudian, masukkan sepasang merpati jantan dan betina dalam satu sangkar. Biarkan mereka saling membiasakan diri dengan satu sama lain.

Setelah itu, Anda hanya perlu menunggu dan mengamati hingga si betina akan bertelur. Anda bisa mengetahuinya jika si jantan mulai bertindak overprotective pada si betina. Jika si jantan selalu mengekor pada si betina, kemungkinan si betina akan segera bertelur. baca juga artikel mengenai Harga terbaru anis merah

BETERNAK MERPATI GONDOK COM,cara ternak kenari yang baik,cratrnak merpti untuk pemula

Advertisement
Cara Ternak ,Budidaya Merpati Yang Benar Untuk Pemula | admin | 4.5